Penyebab Munculnya Petisi Blokir Free Fire Ternyata Bocil

0
23

Bocil Jadi Penyebab Munculnya Petisi Blokir Free Fire

Slotonlineterkini.net – Masih hangatnya berita MUI menyatakan haram terhadap game PUBG, sekarang muncul petisi untuk memblokir game Free Fire (FF). MUI memang sedang memberantas kemerosotan akhlak dari bermain game perang. Hal ini didukung oleh pemilik akun bernama Fiqi Amd dengan membuat petisi blokir game Free Fire(FF).

Fiqi Amd meminta kepada warganet untuk melakukan aksi blokir game Free Fire (FF). Dengan petisinya yang berjudul “Blokir Game Free Fire karena Merusak Akhlaq Generasi Bangsa”

Baca Juga : PUBG Dan Free Fire Akan Diblokir Oleh Kominfo, Kenapa?

Awal Munculnya Petisi Blokir Free Fire

Awal Munculnya Petisi Blokir Free Fire

Langkah ajakan pemblokiran yang diambil Fidi Amd ini dilakukan lantaran banyaknya aksi nyeleneh yang dilakukan anak-anak meniru apa yang ada pada game Free Fire. Yang terbaru, aksi menyimpang seorang anak melakukan freestyle saat sholat tarawih di dalam Masjid.

Foto bocil melakukan emote push up tersebut beredar luas di Facebook kemudian viral. Fiqi yang diketahui sebagai youtuber itu menilai aksi yang dilakukan bocil tersebut sangat tidak patut. Selain merusak gerakan ibadah sholat dan menjadikannya tidak khusyuk.

Menurut Fiqi, Emote Push – up game Free Fire yang banyak ditiru bocil itu sangat berbahaya karena bisa menimbulkan cidera patah leher atau patah tulang. Terlebih, mereka yang menirukan gerakan tersebut kebanyakan anak-anak di bawah umur.

Hal inilah yang kemudian menginisiasi Fiqi Achmaddi atau “Fiqi Amd” membuat petisi virtual Blokir Game Free Fire karena Merusak Akhlaq Generasi Bangsa.

Tuntutan Petisi

Tuntutan Petisi

Dalam petisi yang dimuat dalam laman change.org itu ada beberapa poin tuntutan yang diminta Fiqi. Salah satunya, meminta agar Garena Free Fire (FF) untuk menghapus Emote Push Up atau merubah kata “lakukan push up dimana saja, kapan saja” dari emote tersebut.

Berikut beberapa tindakan yang bisa dilakukan Garena selaku Developer atau Publisher game Free Fire:

  • Merubah Rating yang lebih sesuai di Playstore yang 12+ menjadi Dewasa 16+
  • Menghapus Emote Push Up atau merubah kata “lakukan push up dimana saja, kapan saja” dari emote tersebut
  • Membuat sistem verifikasi Umur di Game Free Fire ( dengan menerapkan jam istirahat bermain)
  • Memberikan peringatan / edukasi di gamenya langsung dan komunitasnya

Lebih lanjut Fiqi juga meminta dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) & KOMINFO untuk memberikan sanki tegas serta menghimbau masyarakat supaya kejadian ini tidak terulang kembali. Menurut Fiqi, lembaga independen yang mewadahi para ulama, zuama, dan cendikiawan Islam dan KOMINFO wajib turun tangan jika tidak ada itikat baik dari pengemabng game Free Fire.

Bak gayung bersambut, ajakan Fiqi memblokir Free Fire mendapat dukungan dari warganet. Terpantau, petisi tersebut berhasil mengudang dukungan sebanyak 20 ribu tanda tangan hanya dalam waktu 9 jam setelah petisi dibuat.

Warganet setuju dan sepakat dengan poin-poin yang menjadi tuntutan Fiqi. Hingga berita ini diturunkan petisi tersebut telah mendapat dukungan sebanyak 235.974 pendukung. Tak ingin berlarut-larut, Garena menyetujui tuntutan tersebut dengan memberi himbauan dan edukasi dari Garena free fire di fanpagenya serta merubah kata – kata emote yang awalnya “lakukan push up dimana saja kapan saja” menjadi jangan “coba – coba”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here